Christian Books

Selasa, 17 Maret 2020

TARGET DESTINY HIDUPMU

Banyak orang tidak tahu tujuan hidupnya,  hidupnya dia katakan mengalir saja, tidak punya tujuan, tidak punya target. Tidak punya time-frame dalam mencapai tujuan, tidak fokus dan tidak ada prioritas. 


Kemuliaan Yesus Kristus Tuhan
Perusahaan saja di dunia ini  menetapkan Visi, Misi, Strategi, dan Aksi dalam mencapai tujuan perusahaan/ korporasi. Mereka menetapkan target, tujuan perusahaan, dan dievaluasi pencapaiannya.

Di kampus, universitas yang baik mendidik mahasiswanya dengan soft-skill selain mata kuliah yang wajib diambil dan diikuti. Ada Career Resource Center mempersiapkan mahasiswanya masuk ke dunia kerja.  Juga mahasiswa, dosen, dan karyawan di berikan Weekly Time Planner, dan menetapkan tujuan jangka panjang,  jangka pendek dan jangka menengah, dan mengisi tiap hari dengan rencana kegiatan harian, mingguan, bulanan, kuartal, enam bulanan dan tahunan. Dan Time Plannernya wajib diisi, dan dianalisa antara tujuan dan gap kenapa tujuan tersebut belum tercapai. Ada prioritas-prioritas harian, mingguan, bulanan.

Bagaimana hidup anda di dalam Tuhan?  Kita baca kitab Yesaya 49:16
“Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.” 




Yeremia 1:15 "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."

Jadi untuk kita ada destiny tujuan Tuhan di dalam hidup kita untuk menggenapi kehendakNya. Semakin kita dekat padaNya semakin kenal Dia, kehendakNya makin dinyatakan di dalam hidup kita. Jalan-jalanNya makin dinyatakan di dalam hidup kita. Makin kita tahu rancanganNya planningNya atas hidup kita. Dia merancangkan damai sejahtera, hari depan yang penuh harapan. 

Orang dunia katakan “Fail To Plan dan Plan To Fail” gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuhan Yesus katakan dalam Injil Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. 

Dalam Alkitab the Message: John 10:10 thief is only there to steal and kill and destroy. I came so they can have real and eternal life, more and better life than they ever dreamed of.

Dalam mengenal kehendak Tuhan di dalam hidup kita, mari kita belajar dari rasul Paulus. Paulus menulis dalam kitab Galatia 4:19 Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu

Paulus mengerti kehendak Tuhan bagi anak-anakNya, yaitu agar rupa Kristus menjadi nyata di dalam kita, atau Christlikeness, karena Manusia pada awal penciptaan diciptakan sesuai gambaran KhalikNya. Kitab Kejadian Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Jadi jelas kita manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. 

Yesus Kristus adalah role model, gambaran manusia yang harus diikuti, diteladani. Paulus katakan dalam 1 Korintus 2:16 Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

Manusia diciptakan berasal dari debu tanah Kitab Kejadian 2:6-7 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Nafas hidup yang dihembuskan Tuhan Allah ke hidung Adam, keluar, datang, lahir dari Allah Bapa, sehingga Manusia menjadi makhluk yang hidup. Jelas nafas hidup, ruakh Elohim itu datang, lahir, keluar dari Allah, dan ditiupkan ke hidung Adam, sehingga Adam manusia itu menjadi mahluk yang hidup.

Betapa berharganya roh manusia, yang berasal dari dalam diri Allah Bapa itu. Namun karena Adam melanggar perintah Allah, memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, sehingga dia pasti mati dan mengalami maut. Hidup terpisah dari Allah. 

Kitab Kejadian 2:16-17 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." 

Bagaimana nasib roh manusia, yang karena kehendak bebasnya, melakukan pilihan, makan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, akhirnya mati, binasa, terpisah dari Allah Bapa, mengalami maut. Tuhan Yesus katakan dalam Injil Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Siapakah Yesus Kristus Tuhan. Yesus adalah Firman Tuhan Allah yang hidup, Dia datang, keluar, lahir dari Allah Bapa, sehingga disebut Anak Allah. Firman Tuhan Allah datang, keluar, lahir dari Allah jadi manusia, dan Roh Kudus Allah, datang dari Allah Bapa berdiam di dalam Yesus dalam wujud manusia.

Hanya yang sama-sama, datang, keluar, lahir dari Allah Bapa yang bisa menyelamatkan manusia yang berlumuran dosa, roh manusia yang sudah mengalami kutuk maut dan berjalan menuju kebinasaan. Siapa yang bisa menyelamatkan roh manusia yang berasal dari Allah bapa yang berjalan menuju maut, kebinasaan. 


Siapa yang Sanggup Mengangkat Engkau dari Lumpur Dosa


Karya Allah Bapa akan melakukan semuanya, FirmanNya yang menciptakan segala sesuatu, alam semesta keluar dari Allah Bapa, jadi manusia, Yesus Kristus Tuhan. Dan Roh Kudus Allah keluar, datang dari Allah Bapa berdiam di dalam Yesus. Karena itu manusia tidak akan bisa kembali kepada Allah Bapa, tanpa mengenal, percaya, Yesus Kristus Tuhan, bertobat, dan mengundang Yesus Kristus Tuhan masuk ke dalam hatinya, menjadikan Dia Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan Juruselamat dirinya pribadi, mengasihiNya, dan menjadikanNya teladan, role model, mengasihiNya, dan melakukan semua perintah-perintahNya.

Tuhan Yesus Kristus Katakan dalam Injil Yohanes 14:15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Yohanes 14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."

Tuhan Yesus katakan dalam Injil Yohanes 8:42 Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. 

Yesus Kristus, datang, keluar, lahir dari Allah Bapa untuk menyelamatkan kita manusia, roh manusia kita yang semula juga datang, keluar, dan lahir dari Allah, nafas hidup, Ruakh Elohim nafas hidup yang dihembuskan Allah Bapa ke hidung Adam.

Mengenai Yesus Kristus Tuhan, Mesias, Anak Allah yang hidup, sudah dijelaskan dalam  YESUS BERTANYA: MENURUT KAMU, SIAPAKAH AKU INI? dan juga  YESUS ADALAH ANAK ALLAH, TUHAN ALLAH YANG JADI MANUSIA

Betapa luarbiasanya manusia yang diselamatkan oleh Yesus Kristus Tuhan, dengan bertobat, beriman kepadaNya, dibaptis selam, untuk mendapat meterai tanda pertobatan, mendapat hati yang baru,  dan dibaptis Roh Kudus Allah, sehingga bisa melihat dan masuk ke dalam kerajaan Allah. Semua sudah dijelaskan dalam posting blog ini BAGAIMANA BISA MELIHAT DAN MASUK KERAJAAN ALLAH ATAU MASUK SORGA ?.

Betapa luarbiasanya kita, kembali dijadikan anak-anak Allah, saat meneladani Yesus Kristus Tuhan, bertobat, dibaptis selam dalam air untuk mendapatkan tanda meterai pertobatan, agar dikenal Allah, dan mendapatkan hati yang baru, dan roh yang baru, siap menjadi wadah untuk ditempatkan Roh Kudus Allah, menjadi manusia baru, anak-anak Allah. Kita bisa melihat, bahkan masuk ke dalam kerajaan Allah, dijadikan anak-anak Allah, bisa hidup kekal kembali ke sorga, seperti Adam dan Hawa sebelum jatuh ke dalam dosa sehingga mengalami maut.

Tertulis dalam Injil Yohanes Injil Yohanes 1:9-12 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Saat manusia bertobat, dibaptis selam untuk mendapatkan tanda pertobatan, meterai pertobatan, mendapatkan hati yang baru dan roh yang baru, dan dibaptis Roh Kudus, dan dibaptis Api, dibakar semua kedagingan untuk hidup dari Roh Kudus Allah, bayar harga, mematikan kedagingan dengan bantuan dan pertolongan Roh Kudus. 

Manusia yang hanya berada di halaman bait Allah, yang ada bejana pembasuhan (artinya sudah dibaptis), dan mengalami baptisan api (mezbah korban bakaran), masih bisa kena aniaya, tribulasi karena ada tertulis dalam kitab Wahyu 11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya." Jadi hati-hati bagi mereka yang tobat kumat  (tomat), jatuh bangun dalam dosa, sudah dibaptis selam, sudah dibaptis api, diuji di padang gurun, namun bersungut-sungut, tidak mengucap sukur, mati dipadang gurun. 

Tuhan Yesus sudah berikan segala-galanya bagi kita, apakah yang tidak akan diberikanNya bagi kita. Dia berikan darahNya, dagingNya, dan Roh KudusNya, seluruh eksistensinya, karya penyelamatan dari  Allah Bapa, saat FirmanNya keluar dari dalam hati Allah Bapa, dari mulutNya, FirmanNya yang menciptakan Alam semesta, universe, dan Roh KudusNya yang penuh kuasa, berdiam di dalam Yesus Kristus Tuhan dalam wujud Manusia.

Tuhan Yesus katakan dalam Injil Yohanes Injil Yohanes 6:53-58 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya." 


Roti dan Anggur Perjamuan Kudus
Jelas yang Tuhan Yesus Inginkan tertulis dalam Injil Yohanes 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Artinya makan daging dan minum darah Yesus Kristus Tuhan, arti yang lebih jauh adalah makan Firman Allah, daging Yesus, hidup oleh FirmanNya dan melakukan FirmanNya, seluruh perintahNya, dan senantiasa hidup dalam pertobatan, dibasuh oleh darah Yesus Kristus dari luar dari dalam hati, sebelah luar cawan, sebelah dalam cawan, bukan munafik hypocrite, hidup di dalam kejahatan. Senantiasa diperdamaikan dengan Allah. Berhenti melakukan dosa. 

Saat Tuhan Yesus mengangkat cawan anggur Dia katakan bukan anggur adalah lambang darahNya, tetapi dia katakan dalam Injil Matius 26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian , yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Jadi saat mengangkat cawan anggur perjamuan, mesti presisi, mesti tepat, tidak bisa dikatakan lagi lambang, anggur dalam cawan perjamuan kudus. Ingat Tuhan Yesus bisa merubah air jadi anggur, juga anggur dalam cawan perjamuan kudus Tuhan Yesus katakan inilah darah-Ku, jelas itu adalah benar benar darahNya. Sekali lagi jangan salah kaprah, tidak ada kuasa perjamuan kudus saat mengatakan lambang. Tidak presisi, bukankah Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa karena perintah Allah diputarbalikan iblis. Jadi bahaya tidak presisi melaksanakan sakramen perjamuan kudus.  

Kitab Kejadian 2:16-17 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."  DIPUTAR BALIKAN IBLIS, Kitab Kejadian 3:1-6 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Akibatnya manusia, mati, mengalami maut, kebinasaan. Hidup terpisah dari Allah Bapa.

Banyak anak-anak Tuhan, jauh dari Tuhan, sehingga mengalami masalah karena perbedaan teology dan mulai saling menghakimi, dan mulai mengatakan sesat satu kepada yang lain. Mulai marah satu dengan yang lain, Yakobus 1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Penghotbah 7:9 Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.

Memang bisa banyak pertanyaan, mempermasalahkan dan menyalahkan teology satu dengan yang lain. Jika banyak pertanyaan, pertentangan theology, satu satunya cara adalah makin mendekatkan diri pada Tuhan, firmanNya untuk mendapatkan jawaban, kesamaan pemahaman dan pengertian. 

Yakobus 4:8a Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Dimanakah posisi yang Tuhan Yesus Kristus maksudkan “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. “ Kita pelajari tabernakel Musa, ruang kudus. 

Di dalam ruang Kudus ada kandil emas, menorah dengan 7 nyala api, artinya hidup penuh senantiasa kepenuhan Roh Kudus Allah, ada mezbah roti sajian, yang harus disajikan dan diganti tiap hari dan dimakan para imam. Artinya makan roti, tubuh Yesus Kristus Tuhan, Firman Allah yang hidup, banyak membaca Firman, memberi makan roh dengan Firman Tuhan, dan menjadi pelaku firman, hidup serupa dengan Yesus Kristus Tuhan, Christlikeness. Saat anda membaca, merenungkan, melakukan FirmanNya saat anda bercermin pada Alkitab, anda seharusnya tidak melihat rupa anda lagi, tetapi yang anda lihat adalah rupa Kristus, sebagai gambaran cerminan anda.

Di dalam ruang kudus ada mezbah ukupan. Dibakar atasnya ukupan: Kitab Keluaran 30:34 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ambillah wangi-wangian, yakni getah damar, kulit lokan dan getah rasamala, wangi-wangian itu serta kemenyan yang tulen, masing-masing sama banyaknya. 30:35 Semuanya ini haruslah kaubuat menjadi ukupan, suatu campuran rempah-rempah, seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah, digarami, murni, kudus. 30:36 Sebagian dari ukupan itu haruslah kaugiling sampai halus, dan sedikit dari padanya kauletakkanlah di hadapan tabut hukum di dalam Kemah Pertemuan, di mana Aku akan bertemu dengan engkau; haruslah itu maha kudus bagimu.

Dalam Injil setelah Kristus, di dalam Wahyu ukupan adalah Doa, Pujian, Penyembahan, di  Kitab Wahyu 5:8 Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
Di ruang kudus ada doa, pujian, penyembahan, hal ini dipahami oleh raja Daud,  Ibrani 13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.








Dupa kemenyan, mezbah dupa, kandil emas menorah, mezbah roti sajian, ark of covenant tabut perjanjian, ada di ruang kudus, dan ruang maha kudus. Hidup memberi makan roh dengan Firman Tuhan,  menjadi pelaku Firman, hidup penuh Roh Kudus Allah, hati penuh ucapan syukur, doa, pujian dan penyembahan. 

Tolok ukurnya menjadi seperti Yesus Kristus Tuhan, mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu, dan mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Untuk mencapai Target, harus fokus, dan ada prioritas. Saat sinar matahari difokuskan oleh kaca suryakanta, maka sinar matahari difokuskan jadi titik yang kecil menyilaukan dan dapat membakar, atau membuat lubang. Bahkan sinar laser yang difokuskan, bisa membelah baja.

Ada skala prioritas, yang mana harus didahulukan, ikuti kehendakNya dan firmanNya. Kitab Amsal 3:5-6 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Dalam segala perkara, bertindaklah dan berdoa seperti Tuhan Yesus Kristus.  Injil Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Paulus menulis dalam Galatia 1:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Jelas Paulus tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalamnya.

Paulus secara proaktif, move on, press forward tinggal di dalam Yesus Kristus Tuhan, dia katakan di dalam Filipi 
3:7    Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
3:8    Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
3:9    dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
3:10    Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
3:11    supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
3:12    Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
3:13    Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
3:14    dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.


 

Bandung 18 Maret 2020

Doulos Setia Lion of God


Read More..

Rabu, 11 Maret 2020

PENGLIHATAN DARI RUANG PENGADILAN (SIDANG ILAHI) SORGA, PERPANJANGAN WAKTU PENUAIAN

Penglihatan Rev. DR. Maurice H. Sklar, tentang perpanjangan waktu penuaian, keputusan dari ruang pengadilan Sorga.


Takhta di Sorga

Saya mendapat penglihatan / pengalaman profetik saat saya makan siang baru-baru ini. Tiba-tiba sebuah portal dibuka di alam roh dan malaikatku berkata kepadaku, “Kamu dipanggil untuk datang ke Ruang Pengadilan Surga. Anda harus mencatat kasus yang sedang diadili sekarang, sehingga umat Allah akan mengetahui saat-saat waktu terakhir. Anda harus memperingatkan mereka agar Mempelai Perempuan bangun dan memperhatikan! Waktunya singkat! ”

Saya dikawal oleh dua malaikat ke kursi di sisi kiri, di depan, dari Mahkamah Agung. Ada ratusan malaikat dan orang suci yang sudah duduk di hadapan Takhta. Saya terkejut betapa pengadilan Sorgawi itu tampak seperti ruang sidang tertinggi kami di Amerika, kecuali jauh lebih besar. Itu lebih mirip arena raksasa dengan ribuan kursi menaik sejauh yang saya bisa lihat. Ada lima kursi kulit "mirip kursi pengacara" dengan sayap-sayap di setiap sisi di barisan depan. Mereka mengingatkan saya pada jenis kursi yang selalu diduduki ayah saya di belakang meja di firma hukumnya bertahun-tahun yang lalu. Ada kartu bertuliskan emas bertuliskan, "Pencatat" pada kelima kursi ini. Aku pasti orang pertama yang tiba, dan aku diantar ke tempat terdekat dengan Takhta. Saya duduk di kursi yang benar-benar nyaman ini dan diberikan sebuah pena dan sebuah gulungan kecil. Saya ingin tahu ketika saya melihatnya, karena terlihat sangat kuno.  

Pena itu adalah pena bulu dengan mata pena kuno seperti pulpen di bagian bawah untuk menulis. "Pad" adalah gulungan yang terbuat dari perkamen. Ini akan terbuka secara otomatis ketika Anda menulis di atasnya ketika Anda sampai di bagian bawah halaman. Itu seperti iPad yang tampak seperti gulungan Taurat kecil pada saat yang sama. Malaikat itu menunjukkan kepadaku cara kerjanya, sangat mudah untuk dipegang dan ditulis. Ketika saya mulai menulis, itu akan menulis apa pun yang saya pikirkan dalam naskah kaligrafi sempurna secepat yang saya pikirkan! Ujung pena sepertinya hanya terbang di atas perkamen dengan mudah di tangan saya. Itu akan menulis apa pun yang dimasukkan malaikat ke dalam pikiran saya dari apa yang saya lihat dan dengar untuk direkam, dan kemudian akan menggambarkan dengan sempurna segala informasi lain yang dianggap penting oleh Roh Kudus dalam sekejap, ketika itu terjadi. Itu adalah hal termudah yang pernah saya tulis, sepertinya melakukan semua pekerjaan tanpa saya pikirkan atau coba. Saya pikir ini pasti cara surga/ stenografi hukum! Yang paling menakjubkan dari semuanya, saya menulis dalam bahasa Ibrani, dan saya tidak tahu bahasanya sama sekali! Tetapi, entah bagaimana, saya mengerti dan berpikir dalam bahasa Ibrani yang lancar selama penglihatan ini. Saya tidak bisa memberikan penjelasan apa pun untuk ini sama sekali.

Malaikat itu berkata, “Kamu adalah satu dari lima nabi pencatat yang telah dipanggil dari bumi untuk mencatat dan menyaksikan pengadilan ini, yang segera dimulai. Biarkan pena mengalir di atas perkamen dan itu akan menjadi rekaman catatan. Kemudian, Anda akan menandatanganinya ketika sudah selesai, dan itu akan ditambahkan ke Buku Besar Abadi tentang Pencatatan Hukum. "

Segera, empat pencatat lainnya duduk dan diperlihatkan cara menulis seperti saya. Saya mengenali salah satu dari mereka sebagai nabi saat ini di bumi. Dia adalah satu-satunya dari dunia Barat. Saya tidak dapat berbicara tentang siapa itu saat ini dan tiga dari mereka tidak diketahui oleh saya. Kami semua dari ras yang berbeda dari berbagai wilayah di bumi. Salah satunya adalah seorang wanita Tionghoa berusia  lanjut, yang bersinar dengan kebijaksanaan dan cinta akan Tuhan. 

Kami mengenakan jubah hitam, dengan ikat pinggang merah di sisi dan lengan baju. Nabi pencatat lain adalah seorang wanita dari Afrika yang memiliki hiasan kepala yang melilit kepalanya yang memancarkan sinar setiap kali dia bergerak. Saya tahu dia berbicara dan menulis dalam bahasa Prancis. Yang kelima adalah seorang pria dari Amerika Selatan. Saya diberi topi Yahudi warna emas. Ada dua belas batu ruby di sekelilingnya. (Tuhan memanggil saya untuk memakai topi Yahudi setiap kali saya melayani di bumi, jadi saya tidak terkejut bahwa saya memiliki satu untuk dipakai di sini). Ketika malaikat menaruhnya di kepalaku, aku bisa merasakan beratnya seperti terbuat dari logam/ emas yang sebenarnya, meskipun terasa lembut saat disentuh - seperti sutra.

Semua orang akhirnya berkumpul dan malaikat besar dan cantik yang memimpin ruang sidang bernama "Keadilan" berdiri. Dia tampak menjulang di atas kami dan tingginya sekitar 20 kaki! Kemudian malaikat muncul dengan terompet panjang di kedua sisi ruang sidang dan memperdengarkan suara terompet yang riuh yang berakhir dengan suara nyaring. Malaikat keadilan kemudian berseru dengan sangat keras, dengan nada tinggi, dia katakan: “Semua Bangkit! Penguasa hari-hari sejak dahulu kala, Yang Terhormat, Hakim atas segala Ciptaan, Raja Zaman, Tuhan Yang Mahatinggi Yang Mahakuasa Hadir dan Berkuasa !! ”

Kami semua berdiri serentak pada saat yang bersamaan. Kemudian suara pujian dan penyembahan yang paling menakjubkan memenuhi atmosfer ketika kami semua mulai memuji Yang Mulia bersama. Saya tidak pernah mengalami perasaan kagum saat Takut akan Tuhan memenuhi Pengadilan! Baru saat itulah aku bisa melihat siapa yang duduk di belakang Pembatas Suci. Tidak sembilan hakim, tetapi dua belas. Allah Bapa duduk di tengah dengan enam Hakim Mahkamah Agung di kedua sisi-Nya. Entah bagaimana saya tahu bahwa Dialah yang menentukan dari akhir setiap keputusan. Setelah pujian kami selesai, Malaikat Keadilan, yang sekarang saya lihat adalah seorang Wanita dan bukan Malaikat laki-laki, berteriak: “Duduklah! Pengadilan Tinggi sekarang dimulai. Dia berdiri tepat di depan Tahta-Nya. Dia memiliki palu emas dan memalu landasan kristal raksasa dengan itu. Ada guntur besar dan kilat keluar dari landasan palu dan terbang melintasi ruangan ke segala arah.

Baru saat itulah aku bisa melihat para Hakim yung ada di belakang bangku. Satu-satunya Orang yang saya tidak bisa melihat wajahnya adalah Bapa, tetapi saya bisa melihat singgasana yang didudukinya dan garis luar wajah-Nya. Dia tampak berpakaian cahaya putih yang menyilaukan. Dia mengenakan jubah hitam tetapi yang memiliki semua warna pelangi yang berkilau keluar. Jika Dia bergerak sedikit saja, petir akan terbang ke seluruh ruangan keluar dari kepala-Nya, tangan-Nya dan kaki-Nya.

Hakim-hakim lain di sebelah kanan Bapa adalah Henokh, Bapa Abraham, Musa Sang Pemberi Hukum, Daud sang Raja, Elia sang Nabi, dan Daniel. Di sebelah kiri Bapa adalah Yohanes Pembaptis, Petrus, Yakobus, Yohanes, Andreas, dan Rasul Paulus. Saya tidak tahu apakah ini adalah Hakim tetap Mahkamah Agung Surga atau tidak, tetapi merekalah yang duduk untuk kasus ini. Mereka semua juga mengenakan jubah hakim berwarna hitam. Ada mahkota kemuliaan yang menakjubkan di masing-masing kepala mereka, dan mereka memegang tongkat emas di tangan kanan mereka. Bapa di tengah-tengah Tahta Penghakiman memegang tongkat kerajaan terbesar dan banyak mahkota berada di atas kepala-Nya yang memancarkan kilat ke segala arah. Saya tidak dapat melihat mereka atau wajah-Nya karena sangat terang seperti melihat ke matahari siang. Saya memandang sekilas kepada-Nya ketika Dia pertama kali datang ke Ruang Sidang. Ada pelangi yang akan muncul yang mengelilingi-Nya di atas dan di bawah yang saya lihat beberapa kali selama penglihatan ini. Saya tidak tahan melihat Dia selama lebih dari sepersekian detik sebelum saya harus mengalihkan pandangan saya karena kilauan cahaya putih yang terlalu terang. Semua hakim di belakang pagar pembatas besar memancarkan cahaya besar yang juga hampir menyilaukan. Itu yang gambaran yang paling mendekati yang bisa saya jelaskan sekarang.

Kemudian kasus itu dibacakan, sebelum semua disampaikan oleh Malaikat Puteri Keadilan: Dia katakan: Ini adalah (ringkasan) dari kasus yang dibawa ke Mahkamah Agung Surga hari ini: “Waktu Penghakiman Terakhir dari Hari Tuhan harus diputuskan. Setan Penuduh sedang menuntut, menyatakan bahwa jatah waktu Adam telah berakhir dan ia harus diizinkan mengambil kepemilikan atas bumi untuk satu masa, dua masa dan setengah masa, seperti yang tertulis dalam Kitab Suci.

"Mewakili Pembelaan Suci adalah Yeshua, TUHAN Yesus, Mesias, Anak Domba Allah." Mendengar ini, Yeshua sendiri berdiri di meja Pembelaan sebagai Advokat Jendral Mempelai Perempuan Mesias di bumi, Dia mewakili para Orang Kudus Tuhan yang masih hidup dalam tubuh jasmani mereka di bumi. Ketika Dia berdiri di meja sebelah kiri, semua orang membungkuk dan menyembah, kecuali mereka yang ada di meja penuntutan di sebelah kanan. 

Ada seorang pria yang sangat tampan yang hanya duduk berhadapan muka dengan beberapa pangeran lain di meja penuntutan. Mereka tidak bergerak. "pria" kepala itu mencibir ketika mereka menyembah Yeshua.

"Mewakili agenda lucifer yang jatuh, yang sekarang disebut setan, adalah dirinya sendiri, penuduh, pembohong dan penipu, Setan." Mendengar ini, pangeran tampan dengan seringai jahat berdiri. Tidak ada yang bergerak. Ada keheningan di ruang sidang selama sekitar satu menit. Kemudian, Malaikat Puteri Justice berbicara lagi, "Anda bisa duduk sekarang." Akhirnya, dia melakukannya, dengan gerutuan mencibir. Saya kagum bahwa dia tampak seperti manusia dan sebenarnya sangat menarik untuk dilihat, meskipun tidak ada cahaya surgawi di sekelilingnya.

"Penuntutan dapat dilanjutkan," malaikat puteri keadilan memproklamirkan. Mendengar itu, 'pria' ini berdiri. Dia berjubah dalam setelan hitam yang memiliki jubah panjang merah-merah yang mengikutinya. Dia memiliki tanda pangkat emas di bahunya yang di atas jubahnya. Dia sangat pandai bicara dan sangat angkuh. Perut saya sakit, saat dia berbicara. Dia berjalan bolak-balik di depan ruang sidang dengan langkah panjang dengan hidung di udara. Itu mengingatkan saya pada sebuah lukisan seperti apa rupa Napoleon, kecuali 'pria' ini jauh lebih tinggi daripada Napoleon. Dia memulai cacian panjang tuduhan terhadap manusia yang jatuh. Dia tampaknya sangat mengenal Alkitab. Mulai dari Adam dan Hawa, ia mulai menuduh Tuhan telah mengecewakan umat manusia di setiap generasi. Dia mulai dengan ketentuan, “Adam diberikan tepat 6.000 tahun untuk memerintah bumi. Dia memberikan memberikan periode waktu itu kepada saya dan saya memilikinya. Saya memiliki hak untuk memerintah setiap pria, wanita, dan anak yang adalah MILIKKU karena pilihan bebas Adam. Waktunya sudah habis. Saya sekarang menuntut, untuk diberikan kepada saya pemerintahan umat manusia melalui siapa Anda memanggil Anak Kebinasaan. Saya memanggilnya, Anak Manusia-Ku. Saya memiliki hak tulisan suci untuk mengendalikan bumi selama tujuh tahun. BERIKAN KEPADA AKU SEKARANG! ”

Lalu dia duduk. Sekali lagi, sekitar satu menit, suasana hening total. 

Malaikat Keadilan kemudian berbicara lagi, "Pembelaan dapat dilanjutkan."


Tuhan Yesus Membela Gereja-Nya di Hadapan Allah Bapa

Yeshua kemudian bangkit dari meja Pembelaan. Dia mengenakan jubah putih dengan trim biru dan lengan merah dengan batas bawah dan tepi leher merah. Dia mengenakan mahkota kecil berlian padat sebagai mahkota. Sekali lagi, ketika dia berdiri, semua orang menundukkan kepala di hadapan-Nya dalam penyembahan, kecuali mereka yang berada di meja penuntutan.

Dia berkata, (secara ringkas) “Sebagai Anak Manusia sejati, saya telah mengambil hukuman mati untuk setiap generasi manusia yang jatuh, termasuk mereka yang berada dalam masa panen generasi ini. Saya juga mencopot Setan dari otoritasnya atas Gereja Allah yang Hidup. Gerbang mautnya tidak bisa menang lagi menang melawan gereja-Nya. Melalui syafaat Mempelai Perempuan Kudus-Ku di bumi, Gereja Allah yang Hidup yang menang, telah diberikan grace period oleh Pengadilan ini untuk memungkinkan penuhnya panen yang datang, selama sidang terakhir tentang masalah ini pada 2015 - tiga tahun lalu di zaman bumi. Karena aku berbicara di bumi, seperti ada tertulis, 'Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia, dan kemudian akan datang kesudahaannya.' 

Aku, dengan otoritas doa dan syafaat Mempelai Wanita, didokumentasikan di sini di gulungan ini ... "Dia menyerahkan gulungan itu kepada Bapa, dan satu salinannya lagi ke meja penuntut Setan ..." Aku mengajukan petisi kepada Pengadilan untuk ukuran waktu lain untuk gereja akhir zaman untuk menyelesaikan dan memenuhi janji kepada umat-Ku, karena ada tertulis, "Tidak ada satupun yang seharusnya binasa, tetapi semua, (yang benar-benar milik-Ku) memiliki kesempatan untuk mendengar kabar baik Injil dan diselamatkan dari kebinasaan."

Ketika dia berbicara, setan - pengacara 'pria' yang tampan itu sibuk membaca gulungan itu dengan tergesa-gesa untuk melihat apakah benar-benar ada cukup syafaat untuk menghentikan perebutan bumi yang segera dan dimulainya kesusahan besar. Dia sedang berkonsultasi dengan "pengacara" jahatnya tentang hal itu. Bahasa kotor keluar dari mulutnya bersamaan dengan desisan dan, menuduh "pria" di kanannya, dan berkata, "Anda mengatakan kepada saya bahwa kami telah menghancurkan doa-doa gereja, kebangkitan besar telah digagalkan! ! ## ***! @ & * !! ”

“Yeshua melanjutkan,“ Seperti yang Anda lihat, sisa Pengantin saya yang setia telah memelihara iman, menanggung kejahatan, dan terus mengatasinya. Darah para martir telah membuktikan kesetiaan mereka. Lihatlah Cina. Lihatlah Timur Tengah, lihat Afrika, lihat Indonesia, lihat Amerika Selatan, lihat pulau-pulau di laut, lihat Mempelai Perempuan-Ku yang dianiaya di semua bangsa. Bahkan Amerika telah menahannya, meskipun semua neraka telah dilemparkan terhadapnya. Fakta berbicara sendiri  Aku memiliki wewenang untuk meminta perpanjangan waktu. Membela mengajukan petisi kepada Pengadilan untuk perpanjangan waktu dalam Rahmat yang Ku-beli dengan darah-Ku di kayu salib. Juga, Saya mengajukan petisi kepada Pengadilan untuk memeriksa gulungan-gulungan dari nasehat-nasehat tersembunyi yang ditulis sebelum dasar-dasar bumi dibentuk mengenai Misteri Penuaian pada Akhir Zaman.  Setan tidak memiliki pengetahuan tentang hal ini - karena  tidak pernah ditunjukkan kepadanya. Ditulis di sana, dan juga dalam wahyu tersembunyi dari tulisan suci, bahwa Kesengsaraan yang memulai zaman kerajaan harus dimulai hanya setelah SEMUA mempelai Perempuan-Ku yang ditahbiskan untuk mendapat Kehidupan Kekal diselamatkan dan sampai pada pengetahuan akan kebenaran. Informasi ini juga dapat ditemukan dalam gulungan yang diberikan oleh tangan-Ku kepada Pengadilan untuk catatan abadi. Bukti yang tertulis dalam gulungan ini sepenuhnya menegaskan dan mendokumentasikan klaim kita yang Suci dan Benar. " 

Meskipun jutaan orang akan datang kepada saya dan diselamatkan dalam Kesengsaraan yang akan datang, Mempelai Suci-Ku semua harus siap sekarang!

Kemudian tibalah saat hening. Tidak ada yang bergerak. para hakim di bangku sedang mempelajari gulungan itu. Entah bagaimana itu telah menjadi banyak, menjadi 13 gulungan. Semua Hakim, (termasuk Bapa), membaca gulungan itu. Saya harus melirik tulisannya. Itu ditulis dengan warna merah! Itu ditulis dengan darah Yeshua! Saya diberi tahu oleh malaikat pencatat yang membantu saya menulis. Anehnya, ketika saya menulis tentang ini, tinta yang keluar dari pulpen saya menjadi merah darah juga selama waktu uraian itu. Kemudian, itu kembali menjadi tinta hitam lagi.

Setelah beberapa pertimbangan, ada pemungutan suara. Setiap hakim memilih mendukung orang-orang kudus untuk memperpanjang masa tenggang waktu lain. Saya tidak bisa mengungkapkan berapa lama lagi waktunya.

Akhirnya, Bapa, Hakim Agung seluruh bumi, berbicara. Dia berkata:
“Atas dasar bukti yang diberikan oleh Pembela, Saya putuskan bahwa penuntut telah gagal untuk mengakhiri kasih karunia hari-hari terakhir di bumi. Perpanjangan waktu telah diberikan kepada orang-orang kudus dari Gereja Pengantin terakhir yang menang.

“Namun demikian, rasa sakit melahirkan dan penilaian di bumi tidak akan dihentikan. Setan memiliki wewenang untuk memerintah lalang bumi - yang jahat dalam kegelapan, dengan persetujuan mereka sesuai dengan prinsip kehendak bebas yang diberikan kepada ras Adam pada awal penciptaan. Baik lalang dan gandum telah tumbuh dan sekarang siap dipanen. Karena itu, rasa sakit bersalin akan meningkat. 

Mereka yang tinggal bersama-Ku berada di tempat rahasia, yang Aku sediakan dan lindungi. Mereka yang tidak bersama-Ku, berada dalam bahaya yang datang semakin banyak setiap hari. Meskipun saya telah memberikan ini, Hari terakhir Tuhan memang telah datang, dan penuntutannya benar. Waktu Anugerah di bumi hampir berakhir. Peringatkan anak-anak-Ku: Ini sudah tengah malam! Saksikan dan Berdoalah agar kamu dapat berdiri di hari yang jahat dan menang! Saya menjawab doa Kerajaan-Ku datang ke bumi. Itu akan datang pertama dalam api penghakiman Kudus-Ku! Tetapi juga akan datang dalam Kebangkitan Besar yang telah Ku-janjikan, tentang kebangkitan dan pencurahan. Waktu Murka-Ku akan segera menelan bumi! Tapi, di dalamnya Aku akan mengingat kasih karunia-Ku. Berjuta-juta jiwa akan diselamatkan dan akan sampai pada pengetahuan tentang kebenaran. "

Kemudian Malaikat, Putri Keadilan, maju ke depan dan ditutup matanya. Dia mengangkat neraca kuno besar, di tangannya di atas kepalanya. Ke dalam salah satu mangkuk seorang malaikat ketua menuangkan bubuk seperti pasir hitam dari sebuah guci kuningan. Hal ini membuat miring neraca hingga sejauh mungkin ke bawah. Ini mewakili akumulasi dosa dan pemberontakan semua umat manusia, serta kegagalan gereja pada generasi ini. Ke dalam mangkuk yang lain, seorang malaikat ketua mengenakan jubah emas menuangkan bubuk seperti pasir putih dari guci putih porselen, yang mewakili doa dan syafaat dan ketaatan dari gereja yang menang dalam beberapa generasi di masa lalu serta sahabat mempelai di generasi kita. (Inilah yang memungkinkan kejahatan dikendalikan.) Saya benar-benar terkejut, karena kelihatannya sangat kecil pada awalnya dibandingkan dengan jumlah bubuk hitam di mangkuk lainnya. Tetapi, malaikat itu terus berdatangan, dan tiba-tiba skala keadilan Suci mulai seimbang. Kemudian bahkan. Saat kami semua menyaksikan, skala tiba-tiba berubah. Mangkuk putih turun dan mangkuk hitam naik! Kemudian ada teriakan Puji dan Kemenangan di Ruang Pengadilan!

Kemudian, sang Bapa mengangkat tongkat emas-Nya di tangan kiri-Nya, dan membanting Gavel-nya ke bawah disertai dengan kilat dan kilat menyambar ke mana-mana dengan semburan warna pelangi menembus ruang sidang, dan berkata, “Waktu kasih karunia akan diperpanjang seperti yang dimohonkan oleh petisi. Mempelai Mesias untuk waktu yang sedikit lebih lama, mendapat lebih banyak (jangka waktu) yang diberikan untuk menyelesaikan panen di akhir zaman kasih karunia. "

(Catatan: Saya telah meringkas apa yang diucapkan dalam persidangan ke dalam ringkasan singkat ini. Saya dilarang untuk berbagi lagi ... meskipun masih banyak yang diucapkan. Anda (akhirnya) dapat pergi ke Perpustakaan Proses Hukum di Surga untuk mengakses seluruh transkrip Tentu saja, Anda mungkin harus menunggu akses ini ketika Anda tiba di sana, kecuali diberikan oleh TUHAN melalui wahyu oleh Roh Kudus. Amin.)

Kemudian, saya diberitahu untuk menandatangani gulungan catatan yang telah saya tulis. (Empat nabi nutulen lainnya juga menandatangani gulungan-gulungan mereka. Saya memperhatikan bahwa gulungan-gulungan mereka ditulis dalam berbagai bahasa di dunia. Yang paling terlihat adalah dalam bahasa Cina.)

Kemudian, penglihatan berakhir dan saya segera pergi ke komputer saya dan mengetik apa yang saya lihat dan dengar.

Mempelai Perempuan yang Terkasih dari Mesias, kita harus bekerja sekarang selagi hari masih terang, sebentar lagi malam, di mana kita tidak bisa lagi bekerja di ladang panen di bumi.






Konser Penyembahan Ps. Maurice H. Sklar dengan Biolanya


Bersiaplah! Yesus akan datang !!

Maurice H. Sklar

Terjemahan Bebas dari Catatan Rev. DR. Maurice H. Sklar tanggal 27 Desember 2018 di 
Read More..

Selasa, 14 Januari 2020

PERSEMBAHAN KEPADA TUHAN BAGIAN IV: PERSEMBAHAN 100%

Kita telah belajar, bagaimana analogi aliran financial di lingkungan anak-anak Tuhan, gereja, Tubuh Kristus, Kerajaan Allah, seperti darah yang mengalir di tubuh manusia.
Dalam kitab Amsal 13:8a Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, dan Imamat 17:11 Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. Ada analogi, antara finansial, nyawa, dan darah yang mengalir di tubuh manusia, mensuport tiap sel-sel tubuh manusia dengan nutrisi dan oksigen, agar tubuh sehat, dan hidup.

Jadi bagaimana tuntunan Roh Kudus Allah, pengurapan, dan kuasa, firman Tuhan, pewahyuan, nubuatan profetik dan juga aspek keuangan menopang pertumbuhan jemaat agar berakar, bertumbuh dan berbuah, dan juga menopang pelayanan lima jawatan gereja, Gembala, Nabi, Guru, Rasul, Penginjil, menentukan tumbuhnya jemaat gereja, dan pelayanan, Kerajaan Allah di muka bumi, jemaat adalah bait Roh Kudus Allah, mereka anak-anak Allah, bukan bangunan fisik, gedung dan lain sebagainya. Jemaat perlu makanan untuk roh, jiwa dan tubuhnya, serta berakar kuat di dalam firman Tuhan, dan memiliki karakter Kristus, Christlikeness, mati daging, hidup oleh Roh Allah, tuntunan Roh Kudus. Hidup dengan mengacu God’s centered life, bukan keakuan (ego - self centered life), dan menjadi berkat untuk sesama, dan mampu mempraktekan prinsip-prinsip firman Tuhan dan Kerajaan Allah di dalam kehidupan, pekerjaan, usaha-bisnis, dan pelayanan. Mampu mempraktekan 10 perintah Allah ( Ten Commandment of God ) oleh kuasa kepenuhan Roh Kudus Allah, yang berarti melaksanakan perintah Agung: 

Injil Markus 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." Hukum kasih, intisari dari 10 perintah Allah, Taurat Musa.

Kita sudah belajar mengenai Persembahan persepuluhan PERSEMBAHAN KEPADA TUHAN BAGIAN I : PERPULUHAN, juga belajar mengenai perduapuluhan PERSEMBAHAN KEPADA TUHAN BAGIAN II : DUA-PERSEPULUHAN (20 %) [Yusuf menjadi penguasa Mesir, Transformasi suatu Negara], persembahan perlimapuluhan  PERSEMBAHAN KEPADA TUHAN BAGIAN III : LIMA-PERSEPULUHAN (50 %) [Zakheus, Transformasi Kota]. Selain persembahan buah sulung, kita akan belajar Persembahan kepada Tuhan 100%.

Kitab Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Berarti hidup kudus, berjalan menurut firman Tuhan, Walk With God, menjadi bejana Roh Kudus Allah, menjadi pelaku firman.

Selain menguduskan diri oleh pertolongan Roh Kudus Allah, basuhan darah Tuhan Yesus Kristus, kita belajar persembahan 100% dalam hal finansial, dari persembahan uang dua peser, janda yang miskin.

Injil Markus
12:41    Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
12:42    Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
12:43    Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
12:44    Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Jelas yang dipersembahkan janda itu adalah 100%, seluruh nafkahnya. Jadi yang dilihat Tuhan adalah sikap hati, tidak terikat dengan uang, God’s centered life, bukan berpusat pada diri sendiri, membangun kerajaan sendiri. Janda itu mempersembahkan 100% karena dia mengasihi Tuhan, bergantung pada Tuhan. 

Hasil gambar untuk Jesus and widows gift
Persembahan 2 peser janda yang miskin
Seperti Tuhan Yesus saat dia berdoa di taman Getsemane, jadilah kehendak Allah Bapa di dalam kehidupan kita anak-anak-Nya, hidup menurut rancangan-Nya, destiny kehendaknya di dalam kehidupan kita. 

Saat Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa sebelum Dia disalib, di taman Getsemane, Injil Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki"

Hasil gambar untuk tuhan yesus berdoa ditaman getsemani
Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa di Taman Getsemane
Jadi Tuhan memperhatikan ketulusan, sikap hati janda tersebut, dan Tuhan Yesus sangat membenci kemunafikan, topeng-topeng, sering kali dia mengatakan celaka pada para ahli-ahli Taurat, juga orang-orang Farisi dan Yahudi, juga celaka pada Yudas Iskariot,.yang mati gantung diri dan jatuh dengan perut terbelah. 

Rasul Paulus menulis dalam kitab Filipi 3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, TUHAN MEREKA ADALAH PERUT MEREKA, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi. Penting mati kedagingan untuk hidup berkenan kepada Allah.

Hasil gambar untuk judas hang himself
Yudas menjual dan menghianati Tuhan Yesus Kristus, Celaka Mati Gantung Diri

Jadi penyembahan, persembahan 2 peser janda yang miskin itu, adalah sikap hati menyembah, mempersembahkan 100%, bukan semata-mata nominal, atau besarannya yang mendapat perkenanan Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati

Bandung 14 January 2020

Doulos Setia

Read More..

Jumat, 26 April 2019

KESAKSIAN BAPAK MARTHEN EGETAN HANGUS TERBAKAR DALAM RUANG PANEL LISTRIK RIBUAN VOLT MATI DAN HIDUP KEMBALI

Siapa yang tak mengenal Kiki? Semenjak memenangkan kontes penyanyi cilik yang ditayangkan sebuah stasiun televisi swasta, nama Kiki memang semakin terkenal. Penampilan bocah 12 tahun itu telah memikat jutaan pemirsa terutama anak-anak sebayanya. Namun di balik kesuksesan Kiki, terdapat kisah sang ayah yang sangat mengenaskan.

Video Kesaksian Marthen Egetan Hangus Terbakar, 
Mati, dan Bangkit dari Kematian 

Dahulu, ayah Kiki, Marthen Egeten diminta bantuan oleh atasannya untuk membetulkan mesin yang bermasalah.

"Teman saya waktu itu sempat memberi isyarat pada saya bahwa ada percikan api yang keluar dari atas. Saya kaget! Saya tidak bisa berbuat apa-apa sewaktu itu. Refleks, tangan kanan saya menutup mata saya. Saya bingung bagaimana harus keluar dari situ sewaktu itu. Saya tidak bisa keluar karena saya tutup mata saya. Dan api tetap membakar tubuh saya. Saya sudah merasakan kepanasan dan perih. Api itu tetap mengikuti saya. Saya ke kiri, api itu ke kiri. Saya ke kanan, api itu ikut ke kanan. Saya pikir saya sudah mau mati. Karena saya sudah dibuat capek, sudah dibuat lelah oleh api ini. Saya lari ke sana kemari, saya peluk kabel. Tapi tidak ada aliran listrik yang membunuh saya. Akhirnya saya pun pasrah begitu saja," kisah Marthen bagaimana ia terserang api dan berjuang untuk keluar dari siksaan api tersebut.

Dalam keadaannya yang sudah tak berdaya, Marthen mengalami sebuah peristiwa yang aneh.

"Saya memejamkan mata, saya mendengar suatu seruan yang sepertinya keluar dari seorang wanita, ia katakan dan membangun saya dengan suara yang nyaring. Ia katakan sama saya waktu itu - "Tidak, kamu harus bangun. Kamu harus lawan api itu dan kamu akan diselamatkan.' - Setelah saya buka mata saya, saya sudah bisa menangkap Cahaya. Cahaya terang. Saya kaget sewaktu itu, karena saya sudah terbaring rapi di depan panel yang terbakar tadi," lanjut kisah Marthen.

Dalam kondisinya yang setengah sadar, teman-teman Marthen pun kemudian datang dan menolong Marthen.

"Mereka pikir saya sudah mati atau bagaimana pingsannya, waktu diangkat bagian tangan ini, tangan ini sudah matang, gosong, kulitnya terkelupas. Saya merasakan tangan, kepala, kaki itu sudah terpisah-pisah karena saking perihnya itu," kisah Marthen.

Melihat kondisi luka bakarnya yang sangat parah, Marthen segera dilarikan ke rumah sakit. Saat istri dan ibu Marthen tiba, betapa terkejutnya mereka melihat keadaan Marthen. Akibat tegangan listrik bertegangan tinggi dan sambaran api yang begitu dahsyat membuat tubuh Marthen bagai seonggok daging asap yang hangus terbakar.

Bapak Marthen Egetan yang 
Mengalami Kuasa Mujizat Tuhan Hidup Kembali

Setelah menunggu beberapa jam, tiba-tiba sebuah pernyataan dokter membuat jantung ibu dan istri Marthen seakan berhenti berdetak. "Lebih baik ibu pulang saja, membereskan rumah, karena katanya Bapak mungkin sudah tak bisa tertolong lagi. Karena luka bakarnya sudah stadium 4," kisah istri Marthen.

Marthen sendiri mendengar perbincangan mereka, "Mereka pikir saya tidak bisa mendengar, saat itu dalam keadaan pingsan atau bagaimana. Tapi, saya masih bisa mendengar sewaktu itu. Hati saya semakin sakit. Karena... itu mengingatkan kembali perkataan saya sama istri saya bahwa saya akan melakukan tanggung-jawab sepenuhnya. "Kamu tenang saja," - itu janji saya sama istri saya."

Janji yang begitu manis, pupus sudah. Kini yang tersisa adalah guratan kesedihan dan ketakutan mendalam yang nampak dalam diri istri dan ibu Marthen.

"Saat itu saya belum siap untuk ditinggal oleh bapaknya Kiki. Waktu itu Kiki masih kecil, dia butuh seorang ayah. Memang sewaktu itu di pikiranku, pasti meninggal kan... Karena dari kisah teman-temannya memang tak akan ketolong lagi. Di hati saya, saya berdoa - "Tuhan, jika boleh... Tuhan kasih lagi kesempatan kami bersama. Saya akan terima dia apapun keadaannya," tutur istri Marthen.

Dalam kondisinya yang kritis, sang ibu membacakan sebuah kisah menarik kepada Marthen. Dan hati Marthen pun tersentuh saat mendengarkannya.

"Mama saya membisikkan cerita-cerita bagaimana Tuhan Yesus dulu punya penderitaan. Dan disitulah saya terkejut dan terbangun dari kelemahan saya," kisah Marthen.

Beberapa jam kemudian, Marthen pun menunjukkan tanda-tanda kehidupan. "Saya mulai memberikan reaksi melalui tubuh saya. Saya terbatuk, mama saya langsung berteriak. "Dia hidup!'- Dan dokter itupun merasa terkejut ketika ia mulai melihat denyut dan tanda nadi."

Setelah Marthen sadar dari keadaan kritis, beberapa hari kemudian dokterpun langsung melakukan tindakan operasi. Ada bagian luka dari Marthen yang harus ditutupi dengan daging yang diambil dari tubuh Marthen sendiri.

Setelah operasi tersebut berhasil, penderitaan Marthen belum berakhir. Ia mengalami pergolakan batin saat akan melihat wajahnya sendiri.

"Setiap orang yang datang... pingsan ketika melihat saya. Saya bingung, sudah separah mana wajah saya, keberadaan saya waktu itu. Saya menguatkan hati saya, saya minta cermin. Sebenarnya mama saya tidak mau kasih, tapi saya bilang kalau saya penasaran. Kok sampai suster saja tidak mau masuk sini?. Saya pun perlahan-lahan melihat pantulan wajah saya di cermin..." kisah Marthen.

Marthen sangat terkejut melihat wajahnya yang terpantul di cermin.

"Itu sebenarnya sudah bukan orang lagi, itu sudah tengkorak. Semuanya mulai rata. Yang tinggal hanya gigi dan mata," ujar Marthen.

Kecewa dan sedih. Semua bercampur dalam batin Marthen saat ia melihat wajahnya hancur berantakan. Ia menjadi putus asa... Sehingga berpikir lebih baik mati saja.

"Karena percuma... Saya bilang sama Tuhan, "Tuhan kok tidak adil ya?' - Setiap saat saya mau keluar, saya selalu berdoa. Waktu di tempat kerja, kalau ada kesempatanpun saya berdoa, saya minta Tuhan kalau bisa saya dijauhkan dari malapetaka dari kecelakaan. Tapi kok tiba-tiba begini... Mengapa Tuhan? Mengapa bukan orang-orang yang melakukan hal-hal yang lebih jahat lagi? Saya menangis sambil mengatakan itu..." kisah Marthen.

Belum habis kepedihan batinnya, setiap hari Marthen harus menahan rasa sakit yang luar biasa saat harus bangun dari tidurnya. Marthen pun sering mengalami pendarahan sehingga ia harus sering mengalami transfusi darah agar dapat bertahan hidup.

Belum usai kepedihan Marthen, ia pun dilingkupi ketakutan akan kepergian sang istri. Bahkan ketika melihat dokter berbicara dengan sang istri, api amarah berkecamuk dalam pikiran dan batinnya.

"Dalam keadaan kelemahan itu, terpikir juga bahwa... hancurlah sudah keluarga kita. Sia-sialah keluarga kita yang sudah kita bangun bersama pada waktu yang lalu," pikir Marthen mengenai keadaan keluarganya yang akan berubah akibat tragedi yang dialaminya.

Pikirnya, kalaupun istrinya ingin meninggalkan dia, itu adalah hak istrinya. "Tapi jujur dalam hati saya, saya tidak terima." Tetapi istrinya sendiri tidaklah seperti itu. "Tak mungkinlah seenaknya saya cepat-cepat mencari pengganti," bantah istrinya.

Perawatan selama 1 tahun di rumah sakit membuat keadaan Marthen semakin baik, bahkan kulit baru mulai muncul di beberapa bagian tubuhnya. Namun penderitaannya belumlah usai ketika ia kembali ke rumah. Karena untuk hal-hal kecil pun, Marthen haruslah selalu membutuhkan bantuan istrinya.

"Saya ini merasa berdosa sekali. Keadaan saya ini menjadi beban buat mereka semua. Ya, saya tidak bisa melakukan apa-apa," tutur Marthen.

Merasa keberadaannya hanya menyusahkan keluarga membuat semangat hidup Marthen semakin padam. Bahkan saat ia mencoba memberanikan diri untuk bersosialisasi, sebuah penolakan yang menyakitkan pun harus ia terima.

"Perasaan takut, perasaan minder itu ada ya... Saya pernah mencegat mobil, tapi, sampai mobil pun gak mau berhenti. Dari jauh saya sudah kasih tanda ke angkot, tapi begitu dekat, sopir itu membuang muka seakan-akan tidak melihat apa-apa. Selama setengah jam saya berdiri di pinggiran jalan, saya menjadi malu, saya pulang. Saya merasa sedih sekali," kisah Marthen mengenai penolakan ketika ia bergaul di tengah masyarakat.

Bahkan keceriaan dan kegembiraan anak-anak yang biasanya bermain di depan rumah Marthen berubah menjadi teriakan ketakutan saat melihat dirinya.

"Lebih baik saya mati saja, kenapa Tuhan membiarkan saya lagi hidup? Kalau saya harus berhadapan dengan orang-orang di luar sana yang mungkin merasa takut dan jijik dengan keberadaan saya," kisah Marthen.

Namun di tengah keletihan batinnya, Marthen mencoba untuk menemukan kedamaian yang abadi. "Satu hal yang dia berikan kepada saya, kini kita tahu sekarang... Bahwa segala sesuatu yang terjadi, itu adalah campur tangan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia. Sungguh luar biasa perkataan dari nas itu yang menggembirakan saya, menguatkan saya. Sehingga tadinya saya merasa tidak berguna lagi dengan apa yang saya alami. Tetapi ketika saya menemukan kata peneguhan ini, saya merasa berarti. Saya masih berarti di mata Tuhan."

Saat itu Marthen mulai menemukan sebuah harapan baru dalam hidupnya. Bahkan sang istri, mulai membuat Marthen merasa semakin berharga.

"Yang saya rasakan ketika berada dengan dia... Apa yang kami alami, apa yang kita lakukan pada masa-masa pacaran itulah yang terjadi. Seperti ketika dia menggandeng saya ketika kami berjalan," kisah Marthen.

Tak hanya perhatian dari sang istri, sang anak yang waktu itu masih berusia 7 tahun pun menunjukkan kasih sayangnya. Kiki, selalu mengajak ayahnya untuk pergi keluar bersama. Tetapi Marthen yang menolak dengan mengatakan bahwa nanti teman-teman Kiki akan mengejek Kiki jika melihat keadaan ayahnya. Tetapi Kiki tak menyetujui perkataan ayahnya itu bahkan ia akan marah jika ada teman-temannya yang mengejeknya dan ayahnya.

Melihat itu, Marthen sangat senang dan mengucap syukur dengan keluarganya. "Saya tidak malu. Yang penting anak dan istri saya masih mau mengakui keberadaan saya walaupun keadaan saya sudah begini."

Kiki sendiri berkata, "Kiki tak pernah malu dengan keadaan papa seperti itu. Karena papa itu seperti malaikat yang selalu membimbing Kiki dan sering mengajarkan yang terbaik buat Kiki."

"Cinta saya sama suami saya seperti cinta kayak kami pacaran dulu. Sampai sekarang juga, masih tetap cinta. Tak berkurang, malahan, dulunya 100 persen sekarang menjadi 200 persen," ujar Anitha, istri Marthen.

"Dokter dulu memvonis bahwa saya tidak ada harapan sama sekali. Namun, mukjizat Tuhan lain. Ketika manusia angkat tangan, Tuhan turun tangan. Jadi mustahil bagi manusia, bukan mustahil bagi Tuhan," tutup Marthen Egeten. 
Read More..

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...